Langsung ke konten utama

Curriculum Vitae



Pemuda paruh baya yang lahir pada 4 Oktober 1984 di Kota Medan, mulai belajar dari semesta kehidupan. Menyelesaikan pendidikan strata satu bidang antropologi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara, karena inilah bidang kajian yang tak memerlukan hitung-hitungan matematis semu dan sebagai refleksi perjalanan kehidupan. Melanjutkan studi strata dua pada bidang kajian yang sama di Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Medan. Fokus pada kajian pertunjukan musik tradisi; Gordang Sambilan, sebagai penguatan identitas secara personal. Mengarungi kehidupan ilmiah sebagai staf pengajar lepas pada beberapa lembaga pendidikan tinggi di Sumatera Utara, mewacanakan liberalis anarko pada kehidupan aplikatif. Selain sebagai staf pengajar, juga sebagai manusia yang bergumul dengan sisi estetis dan religius. Percaya terhadap kesadaran diri adalah kunci kehidupan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAGAS GODANG; Simbol Ornamentasi Rumah Tradisional Mandailing

Pengantar Individu manusia dari berbagai suku yang tersebar di penjuru dunia memiliki kekayaan tradisi yang sangat beragam, kekayaan tradisi tersebut meliputi : kesenian, pengetahuan lokal, arsitektur, teknologi dan lain sebagainya yang juga berfungsi sebagai suatu penanda atau karakteristik suatu suku. Pemahaman mengenai kekayaan tradisi itu juga mencakup mengenai pengetahuan mengenai tempat tinggal atau pada umumnya dikenal dengan rumah. Rumah selain berfungsi sebagai tempat tinggal, juga memiliki pemaknaan lain yang berkaitan dengan sistem nilai tradisi yang berlaku pada masyarakat tersebut, dalam tulisan ini dibahas mengenai rumah tradisional masyarakat Mandailing. Dalam terminologi masyarakat Mandailing, rumah disebut sebagai bagas godang yang secara harfiah dapat diartikan sebagai rumah besar. Bagas godang masyarakat Mandailing memiliki beragam nilai budaya yang tersimpan dalam arsitekural bangunan bagas godang, nilai budaya tersebut berperan sebagai pandangan hidup masyarakat Ma…

Rumah Sakit Deli Maatschappaij; Ikon Sejarah Kesehatan dan Aspek Legalitas

Rumah Sakit Deli Maatschappaij; Ikon Sejarah Kesehatan dan Aspek Legalitas
Ibnu Avena Matondang

Keberadaan bangunan bersejarah tidak lepas dari ikon atau karakteristik yang terbangun dalam proses perjalan waktu, ikon atau karakteristik tersebut memberi warna dalam ruang secara wilayah dan juga turut memberi aksen pada perjalanan panjang sejarah. Tulisan ini akan membahas mengenai keberadaan Rumah Sakit Tembakau Deli, Medan yang dalam konteks bangunan bersejarah dan perkembangannya yang disertai dengan aspek legalitas bangunan bersejarah di Kota Medan. Keberadaan Rumah Sakit Tembakau Deli memegang peran yang penting dalam perkembangan Kota Medan, tidak saja sebagai materi bangunan namun juga pada aspek sosial-budaya yang melingkupi bangunan tersebut sebagai rumah sakit tertua yang berada di Kota Medan dengan segala usaha kesehatan. Pembahasan awal dimulai dengan keberadaan perkebunan dan kereta api sebagai acuan keberadaan bangunan bersejarah di Kota Medan, selanjutnya pembahasan mengenai …

Antropologi Visual

ANTROPOLOGI VISUAL
PENDEKATAN TEKNOLOGI DAN PENDEKATAN ANTROPOLOGI
Oleh : Ibnu Avena


Pendahuluan

Antropologi visual merupakan sub-disiplin baru dalam dunia antropologi secara keseluruhan, walaupun dalam kenyataannya sekarang ini keberadaan antropologi visual sebagai suatu sub-disiplin antropologi dipertanyakan, sebagai suatu sub-disiplin antropologi tentunya antropologi visual sudah jelas menggunakan metode antropologi, akan tetapi apakah antropologi visual memiliki kontribusi bagi antropologi itu sendiri, tentunya hal ini tinggal menunggu waktu saja.
Kebiasaan para antropolog pada umumnya yang mengungkapkan hasil karya etnografi dalam bentuk tulisan menjadikan antropologi visual dengan pendekatan secara visual menjadi suatu yang baru, secara aplikasi maupun teoritik antropologi visual dapat menghadirkan suatu bentuk visual dalam suatu karya etnografi, berbeda dengan hasil karya etnografi yang dituangkan dalam bentuk tulisan, hal ini perlu menggunakan imajinasi para pembaca hasil karya e…